WahanaNews-Papua | Dalam beberapa hari kunjungan kerja Menteri Sosial Tri Rismaharini di Papua, pada Rabu (23/3) melakukan peninjauan proyek pembangunan hunian untuk korban banjir Sentani di Doyo Baru, Sentani Timur, Papua.
Dia juga mengadakan peluncuran fasilitas pemberdayaan ekonomi masyarakat dalam bentuk motor listrik dan kapal terbuat dari fiberglass.
Baca Juga:
Penyanyi Disabilitas Ika Indriani Tampil Memukau di Puncak Hari Disabilitas Internasional 2024
Pembangunan hunian korban banjir Sentani ada sebanyak 76 hunian akan dibangun, 21 unit sudah terealisasi.
"Saya berharap pada 17 Agustus nanti sudah siap huni," kata Risma di Sentani.
Sejauh ini warga terdampak banjir Sentani masih ada di pengungsian.
Baca Juga:
Mensos Minta Pelaku Kekerasan Seksual di Sekolah Harus Dihukum Berat
Jadi nanti konsep lingkungan hunian akan dilengkapi fasilitas untuk menunjang taraf hidup masyarakat baik dari segi perdagangan, pertanian, perkebunan.
Lanjut Risma, ada sedikit kendala dalam proyek pembangunan hunian dengan pembebasan lahan, tetapi kini Kementerian Sosial sudah membebaskan tanah tersebut secara utuh, baru nanti akan dipecah sesuai atas nama penghuni.
Bangunan tanah akan diserahkan per keluarga. Saya sudah minta bantuan untuk pembebasan lahan, nanti bagaimana pemecahan sudah komunikasi dengan Menteri ATR-BPN.