WahanaNews-Papua I Khaidir Anas, atlet gantole asal Sumatera Barat (Sumbar) pada PON XX Papua, terjatuh di atap rumah warga.
Berikut kronologi kejadian tersebut.
Baca Juga:
Cabor Gantole Kabupaten Bogor Juara Umum Porprov Jabar 2022, Koleksi 8 Medali
Anas turun bertanding pada Minggu (3/10/2021) pada nomor aero towing nomor lintas alam. Lepas landas dilakukan di Lapangan Terbang Adven, Doyo Baru, Kabupaten Jayapura.
Anas mengalami kendala saat pesawat Aeros Combat miliknya tidak stabil.
"Pesawat sudah airborne dan wing tidak stabil (goyang), karena wing semakin tidak stabil, atas perintah safety officer diminta pilot gantole (Anas) melakukan realese (safety)," tulis Accident Report yang ditandatangani Direktur Pertandingan Dr. Ing Aldamanda A. Lubis, dikutip dari Antara.
Baca Juga:
PLN Siapkan Skema Berlapis untuk Listrik Tanpa Padam di MotoGP Mandalika
Lantaran Anas tidak mendapat ketinggian yang cukup, ditambah kondisi wing kanan pesawat, akhirnya ia mengarah ke selatan.
"Mengingat ketinggian tidak mencukupi untuk melakukan pendaratan di area runway, pilot melakukan pendaratan di atas atap rumah warga," lanjut laporan tersebut.
Pendaratan darurat Anas tidak menimbulkan korban. Anas lalu dievakuasi oleh panitia dan aparat ke RS Yowari dan dirujuk ke RSUD Jayapura.
Dokter kontingen Sumatera Barat, Dr.dr Afriwardi mengatakan Khaidir Anas sudah membaik dan bisa berkomunikasi secara baik dan lancar. Bahkan dari hasil scan di bagian kepala juga tidak ada kendala.
"Hasilnya (scan kepala) baik. Kami kini masih menunggu hasil observasi dan scan punggungu Khaidir yang tentunya bisa menjelaskan tindakan lebih lanjut yang akan diambil oleh tim medis," katanya.
Terkait komunikasi Khaidir, Khaidir sudah mampu merunut dengan baik kronologi kejadian dengan baik dalam setiap tahap-tahapnya.
"Soal koordinasi dengan tim medis sangat luar biasa dan peristiwa ini mendapat perhatian dari komite medis PB PON,"sebutnya.
Sementara itu, Ketum KONI Sumbar Agus Suardi mengatakan pihaknya terus mengawasi dan memantau kondisi khaidir setiap saat.
Tim dokter Sumbar, kata dia, akan terus melakukan pengawasan terhadap atlet agar bisa membaik. Kebetulan, Wakil Gubernur tengah berada di Jayapura dan ikut memberikan dukungan.
"Pak Wagub memerintahkan kondisi ini untuk dikomunikasikan dengan keluarga di Padang agar tak timbul rasa khawatir dari keluarga dan sekaligus memastikan Khaidir dalam pengawasan kita di sini," kata Agus. (tum)