PAPUA.WAHANANEWS.CO, Deiyai - Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Deiyai berlangsung khidmat di Halaman Kantor Bupati, Waghete, Senin (17/8/2026). Bupati Deiyai Melkianus Mote, S.T. bertindak sebagai Inspektur Upacara.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Deiyai Yulita Mote, S.S. mengapresiasi kerja keras Bupati selama setengah tahun terakhir dalam memimpin daerah.
Baca Juga:
Semarak Hut ke-81 RI, Pemkab Deiyai Gelar Lomba dan Gerak Jalan
Dalam amanatnya, Bupati Melkianus mengajak masyarakat mensyukuri 81 tahun Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dengan kerja nyata.
"Semangat kemerdekaan harus diterjemahkan dalam pembangunan. Perjalanan bangsa selama 81 tahun adalah bukti perjuangan. Kini giliran kita mengisinya dengan kerja nyata, pemerataan kesejahteraan, dan persatuan untuk membangun Deiyai," tegasnya.
Bupati menekankan tema nasional, "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur", harus diwujudkan melalui kebijakan yang manfaatnya dirasakan langsung masyarakat.
Baca Juga:
Pemkot Surabaya Siapkan 1.000 Undangan Ikut Upacara HUT ke-78 RI
Pemerintah Kabupaten Deiyai menyelaraskan program daerah dengan prioritas nasional.
Di bidang pendidikan, Pemda fokus pada pembangunan Asrama SMPT Troutman Gakokebo, pengiriman siswa dari keluarga kurang mampu ke Meepa School, pembangunan asrama mahasiswa di kota studi, serta peningkatan fasilitas TK dan PAUD.
Di bidang kesehatan, Pemkab mendorong akreditasi RSUD dan 10 Puskesmas, pemenuhan tenaga kesehatan dan fasilitas medis, serta penanganan gizi anak sejak dini.
Untuk penguatan ekonomi kerakyatan, Pemda menyalurkan bantuan ternak babi, pengembangan kopi Arabika, bantuan pelaku UMKM, serta sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan. Nelayan juga menerima bantuan perahu "Johnson" dan perlengkapan pendukung.
Pembangunan infrastruktur difokuskan untuk mengurangi keterisolasian. Di antaranya pembangunan Jalan Waghete - Wobado dan jalan menuju Distrik Kapiraya. Selain itu, dibangun Pasar Mama-Mama Papua, Gedung Galeri Budaya, dan Kantor LMA. Akses jalan antar kampung dan RT juga terus diperhatikan.
Upacara turut dihadiri Wakil Bupati Deiyai Ayub Pigome, Ketua DPRK Deiyai Gregorius Mote, Sekda Deiyai Ambrosius Eria, jajaran pimpinan OPD, TNI-Polri, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, TP-PKK, Persit, Bhayangkari, serta para undangan lainnya.
Salah satu momen penting adalah pengibaran Bendera Merah Putih oleh 35 anggota Paskibra Kabupaten Deiyai yang telah dikukuhkan sehari sebelumnya.
"Semua yang kita laksanakan adalah untuk mencapai keadilan yang makmur dan merata, berlandaskan "Enaimo Ekowai" untuk Deiyai dalam mewujudkan "Deiyai Doou, Gaii" dan "Ekowai", " tegas Bupati.
Ia menutup amanatnya dengan mengajak masyarakat menjadikan HUT ke-81 RI bukan sekadar seremoni.
"Marilah dengan semangat Proklamasi kita tingkatkan kebersamaan dalam mewujudkan _Enaimo Ekowai_ untuk Deiyai," ajaknya.
[Redaktur: Hotbert Purba]