WahanaNews-Papua | Kepala Penerangan Daerah Militer XVII Cendrawasih, Kolonel Kav. Herman Taryaman memberikan klarifikasi terkait foto prajurit yang viral.
Ada prajurit TNI yang berpose tunjuk gereja dengan senapan laras panjang di depan salah satu gereja Kingmi yang berlokasi di Mapenduma, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.
Baca Juga:
Mulai Januari 2025: Begini Cara Aktifkan KJP Plus yang Sudah Dicabut
Atas kejadian tersebut, Prajurit TNI telah kena sanksi disiplin.
Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) memberikan apresiasi atas klarifikasi Kapendam XVII Cendrawasih.
Hal ini disampaikan oleh Rafael Viktor Tibul (Koordinator Wilayah 12 Papua, PP GMKI) lewat keterangan tertulis, Selasa (13/6/23)
Baca Juga:
Jajaran Kodam XIV/Hsn di Wilayah Sulsel Berikan Bantuan kepada Korban Banjir
Terkait dengan klarifikasi foto prajurit TNI tersebut, Viktor menyampaikan bahwa klarifikasi dari Kapendam XVII dapat meredam isu negatif yang berkembang di masyarakat Papua.
Oknum Prajurit TNI (Foto: Ist)
"Foto prajurit TNI itu viral, dan dianggap masyarakat sebagai pelecahan gereja dari sikap arogansi prajurit TNI," kata Rafael Viktor Tibul.
Viktor mengajak masyarakat Papua untuk tidak terprovokasi dan melakukan hal-hal yang tidak diinginkan terkait foto tersebut.
"Telah diklarifikasi, bahwa prajurit TNI mengambil gambar sebagai bukti pernah bertugas disana," ujar Viktor.
Viktor mengucapkan terima kasih kepada Kolonel Kav Herman Taryaman dan mendukung langkah TNI untuk menjaga kedaulatan negara terkhususnya kondusifitas tanah Papua.
"Tugas negara adalah menjaga kondusifitas daerah termasuk Tanah Papua. GMKI dan TNI bekerja sama menjaga kondusifitas untuk wujudkan kesejahteraan tanah Papua," demikian Rafael Viktor Tibul. [hotbert purba]