PAPUA.WAHANANEWS.CO, Wamena - Wakil Gubernur Papua Pegunungan, Drs. Ones Pahabol, SE., MM., menyampaikan klarifikasi terbuka kepada publik terkait isu yang beredar di media sosial mengenai dugaan ketidakharmonisan antara dirinya dan Gubernur Papua Pegunungan.
Dalam pernyataan resminya dikutip laman RRI, Ones Pahabol menegaskan bahwa hubungan kerja dengan Gubernur tetap harmonis dan solid.
Baca Juga:
KNPI Papua Pegunungan Minta Evaluasi Pelayanan Kesehatan dengan Tingginya Angka Kematian Pasien
“Saya ingin menyampaikan permohonan maaf kepada Bapak Gubernur dan kepada kita semua. Jika ada kekeliruan, itu adalah tanggung jawab saya sebagai Wakil Gubernur,” kata Ones Pahabol di Wamena dikutip Jumat.
Ones menyampaikan bahwa klarifikasi ini penting agar masyarakat tidak salah menafsirkan dinamika internal pemerintahan sebagai konflik.
Ia menegaskan bahwa perbedaan pandangan dalam pemerintahan adalah hal yang wajar dan merupakan bagian dari proses komunikasi yang sehat.
Baca Juga:
Kemnaker Rilis Standar Biaya Hidup Layak di 38 Provinsi, Jakarta Rp5,8 Juta Per Bulan
“Semua yang terjadi berangkat dari semangat memperjuangkan kepentingan masyarakat, terutama di wilayah yang masih sulit dijangkau,” ujarnya.
Wakil Gubernur menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan tugas yang diberikan oleh Gubernur dengan penuh loyalitas.
Ia menyatakan siap bekerja di mana pun dibutuhkan, baik di dalam kantor maupun turun langsung ke delapan kabupaten di wilayah Papua Pegunungan.
“Tugas saya adalah melayani masyarakat. Saya sadar sepenuhnya akan peran dan tanggung jawab saya sebagai wakil,” terang Ones.
Dalam pernyataannya, Ones juga menyoroti pentingnya pembagian tugas dan kewenangan yang jelas antara Gubernur dan Wakil Gubernur.
Menurutnya, hal ini akan memperkuat koordinasi dan meningkatkan efektivitas pelayanan publik.
Menanggapi dinamika yang terjadi, Ones mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak mempolitisasi isu internal pemerintahan.
Ia menegaskan bahwa masa politik telah usai dan saat ini adalah waktu untuk bekerja demi kesejahteraan rakyat.
“Kita tidak sedang bekerja untuk politik. Politik sudah selesai. Sekarang saatnya kita fokus pada pelayanan yang murni dan tulus,” katanya.
Ones juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan mendukung kepemimpinan daerah dengan doa serta masukan yang membangun.
Ia menekankan bahwa masyarakat memiliki peran penting sebagai pengontrol moral pemerintahan.
“Saya tidak menyimpan rasa kecewa atau perbedaan pribadi terhadap Bapak Gubernur. Hati saya bersih, dan Tuhan tahu itu," demikian ones Pahabol.
Harapannya, masyarakat dapat melihat bahwa pemerintahan Papua Pegunungan tetap berjalan harmonis dan berkomitmen membangun daerah dengan semangat kebersamaan dan pelayanan yang tulus.
[Redaktur: Hotbert Purba]