PAPUA.WAHANANEWS.CO, DEIYAI, PAPUA TENGAH – Pemerintah Kabupaten Deiyai melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar pelantikan 67 Kepala Suku Tingkat Kampung dan 5 Kepala Suku Perwakilan Distrik masa bakti 2026–2031.
Kegiatan berlangsung di Aula Tuyana, Waghete, Senin (20/7/2026), dan dipimpin langsung oleh Bupati Deiyai, Melkianus Mote, S.T.
Baca Juga:
1.208 Desa Papua Tengah Sudah Berlistrik, ALPERKLINAS: PLN Buka Jalan Keadilan Energi di Timur Indonesia
Prosesi pelantikan diawali dengan penyambutan Bupati menggunakan upacara adat Mee.
Tarian adat, penggunaan koteka, dan moge ditampilkan sebagai bentuk penghormatan kepada pemimpin daerah.
Hal ini sekaligus menjadi wujud pelestarian budaya Mee yang terus hidup dalam setiap kegiatan resmi di Kabupaten Deiyai.
Baca Juga:
Gubernur Papua Tengah Serahkan Rp 2 Miliar untuk Pembangunan 2 Gereja di Kabupaten Puncak
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Deiyai, Yulita Mote, S.S, mengapresiasi pelaksanaan pelantikan tersebut. Menurutnya, penguatan kelembagaan adat sangat penting dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan, menjaga stabilitas keamanan, serta menyelesaikan persoalan sosial budaya di tengah masyarakat.
"Semoga para kepala suku yang telah dilantik dapat menjalankan amanah dengan bijaksana, menjaga persatuan, melestarikan adat istiadat, serta menjadi teladan bagi masyarakat," ujar Yulita Mote.
Ia berharap pelantikan ini dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga adat dalam membangun Kabupaten Deiyai yang damai, rukun, dan menjunjung tinggi nilai-nilai budaya.