WahanaNews - Papua | Bencana alam tanah longsor kembali terjadi di Desa luncur, Distrik Walaik, Kabupaten Jayawiyaja, Provinsi Papua Pegunungan.
STMIK Agamua Wamena memberikan sedikit bantuan sebagai bentuk kepedulian sosial kepada warga korban longsor, Selasa 23 Mei 2023.
Baca Juga:
Darurat Anak Kecanduan Lem Aibon di Jayawijaya Papua Pegunungan
Salah satu mahasiswa STMIK Agamua Wamena, Bawi kagoya menyampaikan, bantuan ini merupakan bagian dari solidaritas STMIK untuk meringankan beban bagi korban tanah longsor di Desa luncur, Distrik Walaik.
Tampak Mahasiswa STMIK Agamua Wamena bersama Masyarakat korban tanah longsor. (Foto: WahanaNews/Bawi Kogoya)
“Selepas mendengar peristiwa bencana tanah longsor di Desa luncur, STMIK berinisiatif melakukan penggalangan dana dengan dibantu teman-teman,” katanya.
Baca Juga:
Selamatkan Generasi Papua dari Penggunaan Lem Aibon, Peran Pemerintah Daerah sangat Dibutuhkan
Lanjut, Bawi Kogoya, Ia pun mengucapkan terima kasih atas kepedulian teman-teman mahasiswa dalam kerangka meringankan beban saudara-saudara yang terkana musibah.
"Solidaritas teman-teman khususnya mahasiswa STMIK dalam menyikapi bencana tanah longsor yang terjadi di wilayah Desa luncur, distrik Walaik, kabupaten Jayawiyaja," demikian Bawi Kogoya. [Redaktur: Hotbert Purba]