"Semoga nanti di Peparnas ini bisa mempersembahkan emas untuk Riau, karena selama ini selalu membawa nama Indonesia, jarang sekali membawa Provinsi Riau. Semoga nanti bisa menyumbangkan medali untuk Provinsi Riau," kata dia.
Leani Ratri Oktila mengaku hanya akan turun di nomor tunggal putri. Hal ini sesuai dengan peraturan National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, di mana para atlet yang sudah mengikuti event internasional hanya diperbolehkan mengikuti satu nomor saja.
Baca Juga:
PLN Siapkan Skema Berlapis untuk Listrik Tanpa Padam di MotoGP Mandalika
"Nah ini yang menarik di Peparnas nanti, kebijakan atau peraturan dari NPC Indonesia yang menurut saya sangat membangun untuk para atlet di daerah untuk generasi nantinya. Kita para atlet yang sudah ada atau sudah mengikuti di event-event internasional dijadikan satu kelas. Jadi hanya boleh turun di satu nomor. harus di tunggal putri," jelas dia.
Menurut dia, aturan ini akan menambah semangat para atlet dari daerah lain untuk meraih medali di Peparnas XVI Papua.
"Dengan kebijakan yang baru ini menurut saya sangat luar biasa untuk teman-teman di daerah generasi nanti," tegas dia.
Baca Juga:
Tim Medis PON XX Papua Belum Terima Honor, DPR Papua Minta Audit
Peparnas XVI Papua siap digelar menyusul sukses PON XX Papua. Peparnas XVI yang akan berlangsung pada 2-15 November 2021 digelar di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura.
Event dengan tagline “Sehati Mencapai Tujuan, Ciptakan Prestasi” ini akan diikuti oleh 3.301 atlet dan ofisial dari 33 provinsi.
Peparnas XVI Papua akan mempertandingkan 12 cabang olahraga, yaitu angkat berat, atletik, boccia, badminton, catur, judo, menembak, panahan, renang, sepakbola CP, tenis lapangan kursi roda, dan tenis meja. (tum)