PAPUA.WAHANANEWS.CO, Wamena - Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia Provinsi Papua Pegunungan Sepi Wanimbo, menilai mengikuti seleksi jabatan sekda adalah putra terbaik yang sudah mempunyai segudang pengalaman kerja di pemerintahan.
Sementara, Koordinator Solidaritas Peduli Pembangunan Provinsi Papua Pegunungan Ferdi Itlay menyampaikan posisi sekda dengan harapan diprioritaskan putra wilayah Lapago.
Baca Juga:
Membangun Pendidikan Kontekstual di Kabupaten Lanny Jaya
Sepi Wanimbo menanggapi pernyataan Ferdi Itlay. kata dia, perlu mengikuti jejak kerja atau take record yang mumpuni, tapi menurut pandangannya, orang asli Papua dari Sorong sampai Merauke itu satu, tidak ada perbedaan antara gunung dan pantai.
Oleh karena itu dari sekian banyak yang telah mengumpulkan pemberkasan untuk mengikuti seleksi, tetapi diantaranya tiga putra terbaik Papua, yaitu, Alpius Yigibalom, Elabi Giban dan Agustinus Howay telah memenuhi syarat untuk mengikuti tahapan seleksi selanjutnya.
"Kita melihat dari ketika figur mereka adalah anak - anak asli Papua. Yang Tuhan siapkan untuk bekerja sehingga kita sesama orang asli Papua, tidak boleh lagi jadi pesimis tetapi optimis selalu dalam berkarya di Papua Pegunungan," kata Sepi Wanimbo dikutip Selasa.
Baca Juga:
Warga Empat Distrik di Kabupaten Lanny Jaya Keluhkan Jembatan Kali Patinime Rusak
Keputusan terakhir oleh pemerintah pusat siapa yang akan keluar sebagai dinilai terbaik, itulah pemimpin bagi masyarakat delapan kabupaten Provinsi Papua Pegunungan.
"Kami Papua Pegunungan ini merupakan wilayah baru sehingga sangat membutuhan namanya kesatuan, dan persatuan sesama orang asli Papua untuk wujudkan pembangunan yang berkeadilan, di berbagai sektor yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi kerakyatan, kebudayaan, dan pembangunan isfrastruktur sesuai Visi Gubernur dan Wakil Gubernur," ungkapnya.
Lanjutnya, Honai besar Papua Pegunungan ini membangun dengan nilai kasih, kedamaian, kejujuran antara sesama orang asli Papua.
"Jika kita klaim ada perbedaan antara sesama orang asli Papua dari gunung dan pantai, sebaliknya akan ada kecolongan besar untuk orang lain mengambil alih tempat pelayanan kerja di Papua," pungkasnya.
Kata dia, sesama orang asli Papua harus jaga kesatuan dengan baik untuk berkarya di negeri ini, sebab orang lain akan datang tetapi akan kembali juga di daerah asal tetapi bagi kita akan hidup selamanya di atas tanah Papua.
"Jangan membangun narasi - narasi yang membedakan antara gunung dan pantai, karena permusuhan sesama orang Papua itu merupakan salah satu penyakit yang harus diobati oleh sesama kita semua biarlah dipulihkan untuk berpikir jernih bahwa kita Papua satu," demikian Sepi Wanimbo.
Pemerintahan hari ini sedang melakukan suatu geberakan yaitu suatu peletakan dasar pembangunan yang baik untuk kedepan lebih kuat sehingga bagi setiap elemen yang ada di Papua Pegunungan sama - sama bersatu hati mendukung setiap kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah daerah.
"Kita bersatu kita kuat, kita bersatu pasti kita maju, kita bersatu pasti kita sukses," tutupnya.
[Redaktur: Hotbert Purba]