PAPUA.WAHANANEWS.CO, Jakarta– Partai Buruh resmi menunjuk Henry Saragih sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) untuk periode 2026 – 2031. Keputusan itu diambil melalui musyawarah mufakat dalam Rapat Presidium Partai Buruh yang digelar pada Sabtu, (26/7/2026).
10 organisasi Inisiator Pelanjut Partai Buruh sepakat mengangkat Henry untuk menggantikan posisi Plt Sekjen Said Salahudin.
Baca Juga:
Ferri Nuzarli Tinggalkan Partai Buruh, 1,3 Juta Anggota ORI Ikut Mundur
Henry Saragih adalah Ketua Umum Serikat Petani Indonesia (SPI). Ia juga merupakan tokoh internasional yang pernah menjabat sebagai Koordinator Umum Gerakan Petani Internasional La Via Campesina selama dua periode, 2004 hingga 2013. Organisasi tersebut menaungi lebih dari 200 juta anggota petani di 70 negara.
Executive Committee Partai Buruh Provinsi Papua Tengah melalui Sekretaris Menase Degey menyampaikan ucapan selamat.
"Kami mengucapkan selamat melaksanakan amanat Partai Buruh sebagai Sekretaris Jenderal Executive Committee Partai Buruh Pusat periode 2026-2031 kepada Pak Henry Saragih. Kami bersyukur atas terpilihnya beliau. Beliau adalah salah satu tokoh kebanggaan Indonesia dengan pengalaman panjang di dunia internasional," ujar Menase Degey.
Baca Juga:
Calon Kuat Gantikan Keir Starmer sebagai PM Inggris, Ini Sosok Andy Burnham
Rekam jejak Henry Saragih di tingkat dunia tidak diragukan. Bersama Raja Charles III dan mantan Presiden Bolivia Evo Morales, Henry pernah dinobatkan oleh The Observer Ethical Award sebagai salah satu "Green Giants: The Eco Power List" atau Penentu Agenda Penyelamatan Lingkungan Dunia.
Harian The Guardian Inggris juga pernah memasukkannya dalam daftar "50 Tokoh Penyelamat Planet". Di Indonesia, Majalah Gatra menyebutnya sebagai "Tokoh Gerakan Sosial Indonesia", sementara Harian Kompas menobatkannya sebagai "Tokoh Petani Paling Berpengaruh di Dunia".
Menase Degey menilai pengalaman Henry akan memperkuat barisan Partai Buruh.
"Pengalaman luar biasa Pak Henry Saragih memberikan optimisme kepada kami di Partai Buruh untuk mencapai target pemenangan Pemilu. Para petani, masyarakat adat, dan para pegiat lingkungan hidup di seluruh Indonesia tentu akan lebih bersemangat mendukung Partai Buruh," katanya.
Dengan terpilihnya Henry, kepemimpinan Partai Buruh saat ini dipegang oleh dua tokoh dunia. Said Iqbal sebagai Presiden mewakili kelompok buruh, dan Henry Saragih sebagai Sekjen mewakili kelompok petani. Keduanya merupakan basis pemilih terbesar di Indonesia.
Said Iqbal sendiri merupakan penerima "Febe Elisabeth Velaqsues Award", penghargaan internasional bagi pemimpin buruh yang berani membela hak pekerja dan kaum miskin. Ia juga pernah dijuluki "Pahlawan Kelas Pekerja" dan pernah menjabat di Governing Body International Labour Organization (ILO) selama tiga periode berturut-turut.
"Gabungan kepemimpinan Said Iqbal dan Henry Saragih menjadi kekuatan besar. Ini menunjukkan Partai Buruh adalah rumah bagi buruh, petani, dan seluruh rakyat pekerja," ujar Said Salahudin, Wakil Presiden Partai Buruh, Menase Degey: Kepemimpinan Buruh dan Petani Bersatu, Target Pemenangan Semakin Optimis,"tutupnya".
[Redaktur: Hotbert Purba]