PAPUA.WAHANANEWS.CO, Jakarta - Wakil Ketua umum Partai Ummat versi hasil Musyawarah Nasional (Munas) tahun 2025 Irsyadul Fauzi mengatakan, sikap Amien Rais yang menyebut Teddy Indra Wijaya seorang gay adalah tudingan yang tendensius.
Irsyadul menganggap kurang tepat jika Amien Rais mengkritisi secara personal terhadap siapapun di ruang publik.
Baca Juga:
Dulu Bapak Reformasi, Kini Amien Rais Diseret Kader Sendiri karena Dinilai Langgar Demokrasi
"Itu kan sifatnya kritik personal. Seharusnya yang dikritik adalah soal kebijakan atau kinerja yang salah, bukan mengkritik seperti itu," ujar Irsyad kepada wartawan Kamis 7 Mei 2026.
Irsyad menduga, ada sumbatan komunikasi yang terjadi pada diri Amien Rais ke Presiden Prabowo Subianto. Meskipun, keduanya adalah teman lama.
Sehingga, lanjutnya, sumbatan tersebut berujung kritikan secara personal tersebut.
Baca Juga:
27 DPW Partai Ummat Bangkit Lawan AD/ART Amien Rais yang Dinilai Otoriter
"Kalau ada sumbatan komunikasi ke Presiden kan bisa disampaikan ke orang-orang di sekitarnya pak Prabowo. Tidak harus mengkritisi secara personal seperti itu," ungkapnya.
Irsyad mendukung langkah orang-orang yang akan melaporkan Amien Rais ke polisi atas ucapannya tersebut.
"Itu sah-sah saja melaporkan Amien Rais. Kan ada yang mendukung ucapan Amien Rais dan ada pula yang tidak sependapat. Kita hargai sepenuhnya untuk melaporkan Amien Rais ke polisi," ucapnya.