“Kami melayani semua orang tanpa membedakan latar belakang agama. Papua adalah tanah damai, tanah kasih. Gereja hadir untuk mengasihi semua orang,” tegasnya.
Pada kegiatan di Kampung Waroki, tim PGGPT terlebih dahulu melaksanakan ibadah bersama, dilanjutkan dengan konseling pastoral, pelayanan kesehatan, serta pembagian sembako kepada masyarakat setempat.
Baca Juga:
Lanal Nabire Gelar Doa Bersama untuk Korban Longsor Bandung Barat dan Personel Yonif 9 Marinir
Pdt. Yance Nawipa juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, dan Wakil Gubernur Deinas Geley, atas dukungan pemerintah provinsi terhadap pelayanan gereja.
“Pemerintah Provinsi Papua Tengah telah memberikan dukungan anggaran sebesar Rp3 miliar pada tahun 2025 untuk mendukung sembilan program pelayanan PGGPT. Bantuan ini sangat membantu pelayanan gereja di bidang kesehatan, pendidikan, dan sosial,” ungkapnya.
Ia berharap ke depan pelayanan gereja terus ditingkatkan, menjangkau wilayah-wilayah yang belum tersentuh, serta semakin memperkuat peran gereja dalam menjaga kedamaian Papua Tengah.
Baca Juga:
Ilmu untuk Pembebasan: Literasi, Hukum, dan Martabat Manusia Papua
Selain itu, PGGPT juga mengapresiasi program pemerintah provinsi di bidang pendidikan, termasuk beasiswa perguruan tinggi bagi 24 kampus, pendidikan gratis SMA/SMK, serta program makan gratis bagi pelajar.
“Kami dari persekutuan gereja terus mendoakan pemerintah agar memperhatikan seluruh kabupaten di Papua Tengah, baik di bidang kesehatan, pendidikan, maupun menjaga kedamaian di tanah ini,” demikian Pdt Yance.
[Redaktur: Hotbert Purba]