Ia menegaskan bahwa pemerintah akan melakukan pengecekan langsung bersama pimpinan daerah ke sejumlah gudang untuk memastikan ketersediaan barang.
Harga Naik Rp2.000–Rp5.000, Pemprov Turun Lapangan
Baca Juga:
KKB Bakar Pos di Nabire, Dua Nyawa Melayang
Sejumlah laporan yang diterima Dinas Perindag menyebut adanya kenaikan harga pada beberapa komoditas sebesar Rp2.000 hingga Rp5.000. Menyikapi hal itu, pemerintah akan menurunkan tim untuk mengecek kondisi di pasar.
“Kami pastikan dua hal: ketersediaan barang dan stabilitas harga. Kalau harga melampaui harga eceran tertinggi (HET), pasti kami tindak,” tegasnya.
Norbertus berharap kerja sama pedagang tetap terjaga agar masyarakat dapat membeli kebutuhan pokok dengan nyaman dan harga yang wajar.
Baca Juga:
Esau Tatogo Harap Musyawarah Pastoral Mee Lahirkan Rekomendasi Pastoral yang Menyentuh Kehidupan Nyata Umat
“Pedagang tetap bisa untung dengan harga normal. Tidak perlu naikkan harga lalu menyulitkan saudara-saudara kita yang mau merayakan Natal, Tahun Baru, Imlek, dan Lebaran,” ujarnya.
Menutup keterangannya, ia mengajak seluruh pedagang dan distributor di Papua Tengah untuk berperan aktif menjaga harga tetap stabil demi kepentingan bersama.
[Redaktur: Hotbert Purba]