PAPUA.WAHANANEWS.CO, Jayapura – Uskup Jayapura yang juga Komisaris PT Associated Mission Aviation (AMA), Mgr. Yanuarius Theofilus Matopai You, mengecam keras pembakaran pesawat AMA dan pembunuhan pilot berkewarganegaraan Amerika Serikat di wilayah Balinggalinggama, Yahukimo, Papua Pegunungan.
Pernyataan itu disampaikan Jumat sore, 3 Juli 2026, usai menyambut kedatangan jenazah Almarhum Capt. Pilot Nicholas Francis Goselin alias Mark, di Base Ops Lanud Bandara Sentani, Jayapura.
Baca Juga:
YKKMP Desak TPNPB Evaluasi Penggunaan Kekuatan Usai 2 Warga Tewas di Yahukimo
Tragedi Pertama dalam 67 Tahun Pelayanan AMA
Mgr. Yanuarius menyebut insiden tersebut sebagai tragedi kemanusiaan yang menyakitkan bagi Gereja Katolik dan keluarga besar AMA.
"Selama 67 tahun AMA melayani masyarakat di Papua, baru kali ini terjadi aksi kekerasan berupa pembakaran pesawat dan pembunuhan pilot. Selama ini kami menghadapi risiko kecelakaan akibat cuaca maupun faktor teknis. Namun tindakan kejahatan seperti ini sangat sulit kami terima. Ini merupakan tindakan yang biadab dan tidak berperikemanusiaan," ujarnya.
Baca Juga:
Hasil Autopsi: Pilot AMA Ditembak Dari Jarak Sangat Dekat, Peluru Masuk Kiri Keluar di Telinga Kanan
Ia menegaskan, sejak berdiri AMA menjalankan misi pelayanan kemanusiaan melalui transportasi udara ke pedalaman Papua.
Pelayanan tersebut mencakup kegiatan kerohanian, pendidikan, kesehatan, sosial, ekonomi, dan pembangunan di wilayah terpencil.
Bantah Tuduhan Muat Personel dan Amunisi