PAPUA.WAHANANEWS.CO, PUNCAK ILAGA - Bupati Puncak, Elvis Tabuni, memastikan seluruh aktivitas pemerintahan di Kabupaten Puncak tetap berjalan normal meskipun sejumlah fasilitas kantor mengalami pembakaran, perusakan, dan penjarahan pada Selasa, 11 Agustus 2026.
Hal itu disampaikan Bupati dalam konferensi pers di Guest House Elvis Tabuni, Ilaga, Rabu 12 Agustus 2026.
Baca Juga:
OPM Klaim Serangan ke Bandara Ilaga, 3 Pimpinannya Tampil di Depan Kamera
Menurut Bupati, insiden tersebut dipicu oleh kesalahpahaman masyarakat terkait penurunan besaran Dana Desa atau Dana Kampung antara tahun anggaran 2025 dan 2026.
Elvis menegaskan penurunan dana tersebut bukan karena pemotongan sepihak oleh Pemerintah Kabupaten Puncak.
"Untuk menghindari spekulasi, saya jelaskan datanya. Dana Desa Kabupaten Puncak tahun 2025 yang terealisasi sebesar Rp154.743.813.800. Sedangkan alokasi tahun 2026 sebesar Rp103.161.395.000. Jadi ada penurunan sekitar Rp51,58 miliar atau 33,33 persen," jelas Elvis.
Baca Juga:
Purnawirawan TNI Korban Penembakan di Kabupaten Puncak Dievakuasi ke Mimika
Ia menambahkan, perubahan alokasi itu merupakan kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, bukan kebijakan pemotongan oleh Bupati maupun pihak lain di daerah.
Bupati mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan tetap menjaga keamanan. Ia juga meminta seluruh ASN kembali bekerja seperti biasa agar pelayanan publik tidak terganggu.
"Kita tetap berkomitmen melayani masyarakat. Kantor boleh rusak, tapi semangat melayani tidak boleh padam," tegasnya.