“Sosialisasi dan pembentukan kelompok tani dan juga penyerahan buku tabungan buat anak-anak sekolah yang ada di kelompok tani, ini adalah korelasi semua dengan program. Dalam membentuk ekosistem pertanian ekonomi dan perbankan yaitu budaya menabung”. tegas Kanex.
Sebagai clossing statement, Kanex memjelaskan bahwa, budidaya Kedelai ini tanpa pupuk dan pestisida. Tapi secara keseluruhan di wamena dalam bercocok tanam tidak menggunakan pupuk.
Baca Juga:
Darurat Anak Kecanduan Lem Aibon di Jayawijaya Papua Pegunungan
Budaya gotong royong warga Wamena.
Budaya gotong royong, merupakan budaya dasar untuk membangun di pedesaan Kabupaten Wamena dan sekitarnya. Semua orang turun bekerja tua muda wanita pria.
Tanpa ada bantuan pemerintah maupun lembaga keuangan. Yang juga merupakan konsep awal di warga wamena “berdiri di atas kaki sendiri”.
Baca Juga:
Selamatkan Generasi Papua dari Penggunaan Lem Aibon, Peran Pemerintah Daerah sangat Dibutuhkan
Kita (pihak Bank Papua) coba untuk merefresh mindset masyarakat, yang sudah terkontaminasi dengan bantuan.
Setelah itu, baru disetting kembali pola pikir mereka, sehingga ke depan mereka tidak serta merta berharap bantuan tapi, bangun kemampuan yang sudah Tuhan berikan, untuk berkembang dan bertahan hidup, demikian Kanxsius Iba. [hot]